Jakarta – Prabowo Subianto mengungkapkan isi pertemuannya dengan 12 pengusaha asal Amerika Serikat (AS) yang membahas peluang investasi dan prospek ekonomi Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, para pelaku usaha Negeri Paman Sam disebut menunjukkan pandangan positif terhadap pertumbuhan dan stabilitas ekonomi nasional.
Menurut Prabowo, para pengusaha AS menilai Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang kuat, didukung oleh stabilitas politik, bonus demografi, serta potensi pasar domestik yang besar. Mereka juga mencermati konsistensi kebijakan pemerintah dalam menjaga iklim investasi tetap kondusif.
“Mereka menyampaikan optimisme terhadap ekonomi Indonesia. Mereka melihat peluang besar di berbagai sektor strategis,” ujar Prabowo dalam keterangan kepada awak media.
Dalam diskusi tersebut, sejumlah sektor menjadi perhatian, di antaranya energi, hilirisasi sumber daya alam, infrastruktur, teknologi digital, hingga ketahanan pangan. Para investor juga menyoroti komitmen pemerintah dalam mempercepat transformasi industri serta penguatan ekosistem manufaktur berbasis nilai tambah.
Prabowo menegaskan bahwa pemerintah membuka ruang dialog seluas-luasnya dengan investor global, termasuk dari AS, guna mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Ia juga memastikan bahwa kepentingan nasional tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kerja sama yang dijalin.
Pertemuan tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya diplomasi ekonomi Indonesia untuk memperluas jaringan investasi dan memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.
Pemerintah berharap sinyal positif dari pelaku usaha AS dapat meningkatkan kepercayaan investor internasional lainnya terhadap prospek ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.
