Kejarberitacepat. Com-Kapuas hulu-kecamtan metebah minggu 12 april 2026,sangat menyedihkan beberapa perangkat desa tanjung intan kecamatan mentebah terlibat langsung melakukan pungutan liar, lebih lagi pungutan liar tersebut di laukan dengan para pekerja tambang liar PETI
Saat di temui media ini salah seorang pekerja mengatakan penarikan pungutan yang di sebut setoran atau ingkam di lokasi kerja sungai tekudom dan sekitar nya dilakukan oleh oknum perangkat desa secara langsung.
Pungutan untuk satu mesin 300.000 per bulan sementara mesin yang bekerja di pesisir sungai tekudom dan sekitar nya kurang lebih 50 set mesin bisa bisa lebih ungkap pekerja yang minta nama nya dirahasiakan.
Besarnya pungutan tersebut dengan alasan untuk keamanan dan selebihnya untuk pembangunan masjid.
kami sangat kecewa dikarenakan jika ada penertiban dan berujung penangkapan kami para pekerja harus berjuang sendiri, padahal kami juga melakukan setor yang kata nya uang keamanan, jadi menurut kami uang setoran tersebut hanya untuk memperkaya individu dan kelompok tertentu yang berkedok pengurus tambang.
Yang lebih miris lagi ada lembaga pemerhati lingkungan, yang juga menjadi pelindung kegiatan ilegal tersebut, sampai berita ini diterbitkan awak media belum jelas terkait isu keterlibatan lembaga swadaya masyrakat tersebut.
Kami mendesak aparat penegak hukum untuk segera proses seluruh perangkat desa yang terlibat langsung atau tidak langsung terhadap isu pungutan yang dilakukan di wilayah tambang liar sungai tekudom dan sekitarnya.
Dan pekerja mendesak untuk periksa lembaga atau ormas yang katanya pemerhati lingkungan malah merusak lingkungan jelasnya.
Jika ini tidak diproses kami menduga ada keterlibatan oknum oknum aparat hukum, yang juga diduga untuk memperkaya diri dan kelompok jelas nya. (MP)
